Kelemahan Nyata AI: Logika Bisnis yang Cuma Ada di Perusahaanmu

AI mengenal pola umum, bukan aturan spesifik tempatmu bekerja. Kalau kamu meminta 'fungsi diskon', ia akan menuliskan potongan persentase standar — bukan aturan yang disepakati tim produkmu, karena aturan itu tidak pernah ada di data latihannya. Semakin unik logikanya, semakin besar kemungkinan AI menghasilkan kode yang rapi tapi salah secara bisnis. Karena itu tugasmu bergeser: menerjemahkan aturan bisnis dengan tepat, lalu memakai AI untuk bagian mekanisnya saja.

👀 Contoh dulu

// Aturan: ongkir gratis di atas 300rb, selain itu 20rb
function ongkir(total) {
  return total > 300000 ? 0 : 20000;
}
console.log(ongkir(150000));

Hasilnya: 20000

💡 Fungsi contoh benar secara sintaks tapi tidak tahu aturan tokomu — persis kesalahan yang dibuat AI.

📝 Sekarang giliranmu

Aturan diskon di tokomu: hanya berlaku untuk member, besarnya 10% dari harga, dan maksimal Rp50.000. Tulis fungsi hitungDiskon(harga, isMember) yang mengembalikan nilai diskon sesuai aturan itu — kode AI di panel contoh tidak mengenal aturan ini.

Preview