Memakai Chat untuk Merancang Sebelum Menulis Kode
Kesalahan desain jauh lebih mahal daripada kesalahan sintaks, karena baru terasa setelah kodenya menyebar ke mana-mana. Chat AI berguna sebagai lawan bicara di tahap perancangan: kamu menjelaskan kebutuhan, ia menawarkan beberapa bentuk struktur data atau alur, lalu kamu yang memutuskan. Kunci agar sesi ini berguna adalah menyebutkan kebutuhan nyata dan batasannya — jumlah pengguna, data yang wajib disimpan, dan hal yang harus dihindari. Hasil yang kamu bawa dari sesi ini bukan kode, melainkan keputusan yang bisa kamu pertanggungjawabkan.
👀 Contoh dulu
Saya butuh menyimpan keranjang belanja untuk pengguna yang belum login. Data wajib: id produk, jumlah, harga saat ditambahkan. Batasan: tanpa server tambahan. Tawarkan 2 bentuk penyimpanan beserta risikonya.
Hasilnya: AI menawarkan localStorage dan cookie, lengkap dengan risiko data hilang saat ganti perangkat.
📝 Sekarang giliranmu
Kamu merancang penyimpanan riwayat pesanan. Tulis prompt perancangan yang memuat: data apa saja yang wajib disimpan, batasan yang harus dipatuhi, dan permintaan alternatif struktur untuk dipilih.