CSS
Styling dari dasar sampai Tailwind & Figma-to-CSS pixel-perfect.
±70 jam · 0/62 selesai (0%)
Modul 1: Dasar Styling
Cara CSS bekerja: selector, cascade, dan box model — fondasi yang salah paham di sini bikin frustrasi bertahun-tahun.
9 bab dalam modul ini
- 1.1Tiga cara memasang CSS & kenapa external stylesheet menang
- 1.2Selector dasar: tag, class, id
- 1.3Combinator: descendant, child (>), sibling (+, ~)
- 1.4Specificity & cascade — kenapa style-mu 'tidak jalan'
- 1.5Warna: keyword, hex, rgb, hsl, dan opacity
- 1.6Unit: px, %, em, rem — kapan pakai yang mana
- 1.7Box model: content, padding, border, margin
- 1.8box-sizing: border-box dan kenapa semua orang memakainya
- 1.9Margin collapse — jebakan klasik pemula
- ‹›Tiga Cara Memasang CSSPraktek
- ‹›Selector pertamamuPraktek
- ‹›Class: selector yang paling sering dipakaiPraktek
- ‹›Specificity: kenapa CSS-ku tidak jalanPraktek
- ‹›Box model: padding, border, marginPraktek
- ‹›box-sizing: border-boxPraktek
- ‹›rem: unit untuk ukuran yang bisa diaksesPraktek
- ‹›Combinator: Menargetkan Berdasarkan PosisiPraktek
- ‹›Menulis Warna: hex, rgb, dan hslPraktek
- ?Kuis: Dasar StylingKuis
Modul 2: Layout Klasik
display, position, dan float — cukup untuk membaca & memperbaiki kode lama di tempat kerja.
6 bab dalam modul ini
- 2.1display: block, inline, inline-block, none
- 2.2position: static, relative, absolute, fixed, sticky
- 2.3z-index & stacking context
- 2.4overflow: hidden, scroll, auto
- 2.5float & clear — kenal saja, jangan dipakai untuk layout baru
- 2.6Centering klasik: margin auto & teknik lama yang masih muncul di codebase
Modul 3: Flexbox
Layout satu dimensi — skill yang disebut eksplisit di lowongan frontend.
7 bab dalam modul ini
- 3.1Konsep main axis vs cross axis
- 3.2display: flex, flex-direction, flex-wrap
- 3.3justify-content & align-items — peta mental yang benar
- 3.4gap: cara modern memberi jarak
- 3.5flex-grow, flex-shrink, flex-basis (dan shorthand flex)
- 3.6align-self & order
- 3.7Pola nyata: navbar, card row, sticky footer, media object
Modul 4: CSS Grid
Layout dua dimensi untuk halaman utuh — pasangan Flexbox, bukan pesaingnya.
7 bab dalam modul ini
- 4.1grid-template-columns/rows & unit fr
- 4.2repeat(), minmax(), auto-fit vs auto-fill
- 4.3Menempatkan item: grid-column, grid-row, span
- 4.4grid-template-areas — layout yang bisa dibaca
- 4.5Implicit grid & grid-auto-flow
- 4.6Kapan Grid, kapan Flexbox (jawaban interview yang benar)
- 4.7Pola nyata: dashboard, galeri responsif tanpa media query
Modul 5: Responsive Design
Mobile-first yang benar — bukan sekadar 'tambah media query di akhir'.
7 bab dalam modul ini
- 5.1Viewport meta & kenapa tanpa itu semua berantakan
- 5.2Media query: min-width, mobile-first workflow
- 5.3Breakpoint: memilih berdasarkan konten, bukan device
- 5.4Fluid typography & clamp()
- 5.5Responsive image: srcset & sizes
- 5.6Container query — pendekatan modern per-komponen
- 5.7Menguji: DevTools device mode & perangkat nyata
Modul 6: Tipografi & Efek Visual
Detail yang membuat UI terlihat profesional: font, bayangan, transisi, dan animasi.
8 bab dalam modul ini
- 6.1font-family, web font, dan font loading (FOUT/FOIT)
- 6.2font-size, line-height, letter-spacing — skala tipografi
- 6.3text-overflow, ellipsis, dan line-clamp
- 6.4box-shadow & drop-shadow yang tidak norak
- 6.5Gradient: linear, radial, conic
- 6.6transition: property, duration, timing-function
- 6.7transform: translate, scale, rotate
- 6.8@keyframes & animation — plus prefers-reduced-motion
- ‹›font-family dan font stackPraktek
- ‹›line-height tanpa satuanPraktek
- ‹›Memotong teks yang terlalu panjangPraktek
- ‹›box-shadow yang tidak norakPraktek
- ‹›transition: animasi paling bergunaPraktek
- ‹›transform: menggerakkan tanpa mengganggu layoutPraktek
- ‹›@keyframes dan prefers-reduced-motionPraktek
- ?Kuis: Tipografi & Efek VisualKuis
Modul 7: CSS Modern
Fitur yang sudah aman dipakai produksi dan bikin kode lebih bersih.
7 bab dalam modul ini
- 7.1Custom properties (variabel CSS) & theming
- 7.2Nesting native
- 7.3:has() — parent selector yang mengubah banyak pola
- 7.4:is() dan :where() untuk selector rapi
- 7.5@layer untuk mengatur cascade
- 7.6aspect-ratio, object-fit, dan logical properties
- 7.7Dark mode dengan prefers-color-scheme
Modul 8: Tailwind CSS
Utility-first framework yang jadi requirement lowongan — dipelajari SETELAH paham CSS murni.
7 bab dalam modul ini
- 8.1Filosofi utility-first & setup Tailwind
- 8.2Terjemahan mental: CSS yang kamu tahu → kelas Tailwind
- 8.3Spacing, warna, dan skala bawaan
- 8.4Responsive & state variant (hover:, md:, dark:)
- 8.5Ekstraksi komponen: kapan pakai @apply (jarang) vs komponen framework
- 8.6Kustomisasi theme & design token
- 8.7Anti-pattern Tailwind yang bikin kode tak terbaca
Modul 9: Figma → CSS
Skill yang diminta lowongan: menerjemahkan desain jadi UI pixel-perfect.
6 bab dalam modul ini
- 9.1Membaca file Figma: inspect, ukuran, warna, font
- 9.2Auto layout Figma ≈ Flexbox — pemetaan konsep
- 9.3Ekstrak design token: spacing, radius, shadow
- 9.4Menangani keadaan yang tidak digambar desainer (hover, error, loading, teks panjang)
- 9.5Komunikasi dengan desainer: pertanyaan yang benar
- 9.6Workflow review: membandingkan hasil vs desain