Menyelesaikan conflict di PR
Selama PR-mu menunggu review, main bisa bergerak maju dan menimbulkan conflict. Aturan pentingnya: selesaikan conflict di branch fiturmu, jangan di `main`. Alurnya: ambil main terbaru → gabungkan ke branch fiturmu → selesaikan penanda conflict → commit → push. Kalau kamu memilih rebase (riwayat lebih rapi), push berikutnya butuh pemaksaan — dan selalu pakai `--force-with-lease`, bukan --force, agar commit rekan tim tidak terhapus tanpa peringatan.
👀 Contoh dulu
git fetch origin git merge origin/main # CONFLICT (content): Merge conflict in src/keranjang.css # ... buka file, hapus penanda <<<<<<< ======= >>>>>>>, pilih kode yang benar git add src/keranjang.css git commit -m "fix: selesaikan conflict dengan main" git push
Hasilnya: Auto-merging src/keranjang.css CONFLICT (content): Merge conflict in src/keranjang.css Automatic merge failed; fix conflicts and then commit the result.
💡 Setelah conflict selesai, tombol Merge di PR aktif kembali. Jangan pernah menyelesaikannya dengan cara menghapus lalu membuat ulang branch.
📝 Sekarang giliranmu
PR-mu bentrok dengan main. Tulis dua perintah pertama dari alur penyelesaiannya, satu per baris: ambil pembaruan dari remote origin, lalu gabungkan origin/main ke branch fitur yang sedang aktif (boleh memakai merge atau rebase).