Simulasi: satu siklus PR utuh
Sekarang gabungkan semuanya menjadi satu siklus utuh. Ini urutan yang akan kamu ulang setiap hari di tempat kerja, dan sering diminta diceritakan saat interview junior. Perhatikan urutannya: buat branch dulu — jangan pernah bekerja langsung di main — lalu kerjakan, commit dengan pesan berkonvensi, push, dan buka PR. Menyelesaikan satu siklus penuh secara sadar jauh lebih berharga daripada menghafal dua puluh perintah terpisah.
👀 Contoh dulu
# Tiket BIL-17 (Feature): filter kategori git switch -c feat/BIL-17-filter-kategori # ... tulis kodenya ... git add src/katalog.js git commit -m "feat: tambah filter kategori di katalog" git push -u origin feat/BIL-17-filter-kategori # lalu buka PR di GitHub, isi deskripsi, minta review
Hasilnya: Switched to a new branch 'feat/BIL-17-filter-kategori' [feat/BIL-17-filter-kategori 9f3ac21] feat: tambah filter kategori di katalog * [new branch] feat/BIL-17-filter-kategori -> feat/BIL-17-filter-kategori
💡 Kalau kamu sudah menulis kode di main sebelum membuat branch, jangan panik — `git stash` lalu buat branch, kemudian `git stash pop`.
📝 Sekarang giliranmu
Tiket BIL-58, jenis Feature: 'Tambah tombol simpan draft'. Tulis empat perintah berurutan, satu per baris: buat + pindah branch sesuai konvensi (awalan jenis, kode tiket, ringkasan), stage file src/draft.js, commit dengan pesan berkonvensi yang menyebut draft, lalu push pertama kali ke origin sekaligus mengaitkan branch.