Kapan Redis Bukan Jawabannya
Redis menyimpan data di memori, dan itulah sumber kecepatannya sekaligus batasnya. Memori jauh lebih mahal daripada disk, jadi menyimpan seluruh data aplikasi di Redis akan mahal dan tidak realistis. Meski Redis punya mekanisme penyimpanan ke disk, jaminan ketahanannya tidak sekuat database relasional: pada kegagalan tertentu, data beberapa detik terakhir bisa hilang. Karena itu jangan pernah menjadikan Redis satu-satunya tempat data yang tidak boleh hilang seperti transaksi atau pesanan. Tempatkan ia sebagai lapisan cepat di depan database utama, bukan penggantinya.
👀 Contoh dulu
# data utama tetap di database, cache boleh hilang DEL produk:7
Hasilnya: (integer) 1
💡 Membuang cache setelah data berubah disebut cache invalidation — sumber bug klasik kalau terlupa.
📝 Sekarang giliranmu
Setelah harga produk berubah di database utama, cache lama harus dibuang agar pengguna tidak melihat harga basi. Tulis perintah Redis CLI yang menghapus key produk:7.