Kesalahan Umum: Memilih NoSQL karena Sedang Ramai
Alasan paling sering di balik proyek yang berantakan adalah memilih database karena namanya sedang populer, bukan karena bentuk datanya. Data keuangan dan inventori penuh relasi serta menuntut konsistensi ketat; memaksakannya ke dokumen berarti kamu menulis sendiri logika JOIN dan konsistensi di kode aplikasi — pekerjaan yang sudah diselesaikan database relasional puluhan tahun lalu. Sebaliknya, memaksa data log atau dokumen bervariasi masuk ke tabel kaku membuat skema penuh kolom kosong. Tanyakan dulu: datanya dibaca utuh atau saling dihubungkan?
👀 Contoh dulu
// buku besar keuangan: butuh transaksi lintas dokumen // di MongoDB kamu harus menulisnya secara eksplisit session.startTransaction();
Hasilnya: Transaksi dimulai; tanpa ini, dua penulisan terkait bisa gagal separuh.
📝 Sekarang giliranmu
Untuk mutasi saldo yang harus berhasil bersama, tulis blok transaksi MongoDB: mulai dengan session.startTransaction();, lalu akhiri dengan session.commitTransaction(); pada baris berikutnya.