← Semua track📈
Analisis Data & Visualisasi
pandas, statistik praktis, Looker Studio, dan data storytelling.
±70 jam · 0/54 selesai (0%)
💡 Saran (bukan syarat): sebaiknya selesaikan dulu Python, Database & SQL. Tapi semua materi tetap terbuka — kamu yang menentukan.
Modul 1: pandas Tuntas
Alat kerja harian data analyst — dari filter sampai reshape.
8 bab dalam modul ini
- 1.1Review DataFrame & tipe data kolom (dtypes)
- 1.2loc vs iloc — seleksi yang tidak membingungkan
- 1.3Filter kompleks: kondisi ganda, isin, query
- 1.4groupby & agg multi-fungsi
- 1.5merge/join antar DataFrame (dan bandingkan dengan SQL)
- 1.6pivot_table & melt: wide vs long
- 1.7apply, map, dan kapan menghindarinya
- 1.8Time series dasar: resample, rolling
- ‹›Tipe Data Kolom (dtypes & astype)Praktek
- ‹›Seleksi Presisi: loc vs ilocPraktek
- ‹›Filtering Kompleks (.isin() & .query())Praktek
- ‹›Multi-Agregasi dengan .groupby().agg()Praktek
- ‹›Penggabungan DataFrame (pd.merge)Praktek
- ‹›Reshaping: pivot_table & meltPraktek
- ‹›Iterasi Vektor dengan .apply()Praktek
- ‹›Time Series Resampling & RollingPraktek
- ?Kuis: pandas TuntasKuis
Modul 2: Data Cleaning di pandas
Data nyata itu kotor — proses yang memakan 80% waktu analis.
7 bab dalam modul ini
- 2.1Diagnosis: duplikat, missing, outlier, tipe salah
- 2.2Strategi missing value: drop, fill, flag (dan trade-offnya)
- 2.3String cleaning: str accessor, regex dasar
- 2.4Parsing tanggal yang berantakan
- 2.5Kategori tidak konsisten & mapping
- 2.6Deteksi outlier: IQR & z-score
- 2.7Pipeline cleaning yang reproducible
- ‹›Diagnosis Kualitas DataPraktek
- ‹›Strategi Pengisian Missing Values (Imputation)Praktek
- ‹›Pembersihan Teks dengan .str AccessorPraktek
- ‹›Parsing Tanggal dengan pd.to_datetimePraktek
- ‹›Standarisasi Kategori dengan .map() & .replace()Praktek
- ‹›Deteksi Outlier dengan Metode IQR (Interquartile Range)Praktek
- ‹›Fungsi Pipeline Cleaning ReusablePraktek
- ?Kuis: Data Cleaning di pandasKuis
Modul 3: Statistik Praktis
Tanpa matematika berat — cukup untuk tidak salah mengambil kesimpulan.
7 bab dalam modul ini
- 3.1Mean vs median: kapan rata-rata menipu
- 3.2Sebaran: std, persentil, distribusi
- 3.3Korelasi ≠ kausalitas (dengan contoh yang menampar)
- 3.4Sampling & bias: kenapa data yang ada bisa menyesatkan
- 3.5A/B test dasar: hipotesis, signifikansi secara intuitif
- 3.6Simpson's paradox & jebakan agregasi
- 3.7Cara jujur melaporkan ketidakpastian
- ‹›Mean vs Median: Kapan Rata-Rata MenipuPraktek
- ‹›Ukuran Sebaran: Standar Deviasi & PersentilPraktek
- ‹›Korelasi Bukan KausalitasPraktek
- ‹›Sampling & Bias SeleksiPraktek
- ‹›Pengantar A/B Testing & P-ValuePraktek
- ‹›Simpson's Paradox: Jebakan AgregasiPraktek
- ‹›Melaporkan Ketidakpastian dengan JujurPraktek
- ?Kuis: Statistik PraktisKuis
Modul 4: Visualisasi Data
matplotlib & seaborn — chart yang menjelaskan, bukan menghias.
7 bab dalam modul ini
- 4.1Anatomi figure matplotlib: axes, label, judul
- 4.2Chart inti: line, bar, histogram, scatter, box
- 4.3seaborn untuk chart statistik cepat
- 4.4Memilih chart dari jenis pertanyaan
- 4.5Prinsip kejujuran: sumbu, skala, cherry-picking
- 4.6Styling untuk presentasi: warna, anotasi, decluttering
- 4.7Menyimpan & menyematkan chart di laporan
- ‹›Anatomi Figure Matplotlib (fig, ax)Praktek
- ‹›Jenis Chart Inti (Line, Bar, Hist, Scatter, Box)Praktek
- ‹›Visualisasi Statistik Cepat dengan SeabornPraktek
- ‹›Prinsip Kejujuran Visual: Sumbu Y Mulai dari 0Praktek
- ‹›Anotasi: Menunjuk Titik yang Ingin Kamu BicarakanPraktek
- ‹›Menyimpan Gambar Grafik (plt.savefig)Praktek
- ?Kuis: Visualisasi DataKuis
Modul 5: BI Tools
Dashboard interaktif untuk stakeholder — Looker Studio gratis, konsep berlaku ke Tableau/Power BI.
7 bab dalam modul ini
- 5.1Konsep BI: data source, dimensi vs metrik
- 5.2Looker Studio: koneksi data & chart
- 5.3Filter, date range, dan interaktivitas
- 5.4Calculated field
- 5.5Desain dashboard: pertanyaan bisnis → layout
- 5.6Pengenalan Tableau & Power BI (peta konsep yang sama)
- 5.7Sharing & scheduled refresh
- ‹›Konsep BI: Dimensi vs MetrikPraktek
- ‹›Scorecard: Satu Angka yang Langsung TerbacaPraktek
- ‹›Filter Rentang Tanggal: Nyawa Sebuah DashboardPraktek
- ‹›Calculated Field: Metrik TurunanPraktek
- ‹›Merancang Dashboard dari Pertanyaan BisnisPraktek
- ‹›Looker Studio, Tableau, Power BI: Konsep yang SamaPraktek
- ‹›Berbagi Laporan & Pengiriman TerjadwalPraktek
- ?Kuis: BI ToolsKuis
Modul 6: Data Storytelling
Skill yang makin diminta lowongan: dari angka ke keputusan.
6 bab dalam modul ini
- 6.1Kenali audiens: eksekutif vs tim teknis
- 6.2Struktur narasi: konteks → temuan → rekomendasi
- 6.3Satu slide satu pesan
- 6.4Menulis insight yang actionable (bukan 'penjualan naik 5%')
- 6.5Menghadapi pertanyaan & data yang menantang kesimpulanmu
- 6.6Etika: batas antara persuasi dan manipulasi
Modul 7: Studi Kasus End-to-End
Portofolio yang membedakanmu: proyek lengkap dari data mentah sampai presentasi.
6 bab dalam modul ini
- 7.1Memilih dataset (BPS, Kaggle, data publik Indonesia)
- 7.2Merumuskan pertanyaan bisnis sebelum menyentuh data
- 7.3Full cycle: SQL → pandas → cleaning → analisis → viz
- 7.4Dashboard final di Looker Studio
- 7.5Laporan tertulis + rekomendasi
- 7.6Menyusun repo/notebook portofolio yang rapi
- ‹›Memilih Dataset Publik IndonesiaPraktek
- ‹›Merumuskan Pertanyaan Sebelum Menyentuh DataPraktek
- ‹›Siklus Penuh: dari Data Mentah ke KeputusanPraktek
- ‹›Menerbitkan Dashboard FinalPraktek
- ‹›Laporan Eksekutif: Ringkas tapi LengkapPraktek
- ‹›Menyusun Repository GitHub Portofolio yang RapiPraktek
- ?Kuis: Studi Kasus End-to-EndKuis